perjalanan
Well nothing is coincidence to meet all of you in this place! we've met before but you forgot it! find the way to your sources..your own heart! then you will see the majesty. dhikir-fikr and Himma!..
WAYFARER
For those who travel to Allah and do not listen to its conversation or follow its opinion, it is like a strong wind released for sailors. In one hour, it makes them arrive whereas others arrive there after a month or a year. Allah knows best. When someone halts with conversation and opinion, by Allah, he ramains becalmed, at a standstill, as occurs to sailors. Such is its nature. We think that the one who leaves what does not concern him will find that the least of means is enough for him. If he does not leave it, nonthing will be enough for him, no matter what he does.
Dalam tulisan diatas ada beberapa yg masih janggal. Seharusnya ketika anda membicarakan topik ini bisa di explore lebih dalam dan luas lagi mengenai alasan2nya, dan tentu saja mengenai aturan dalam membangun negara, suatu negara tentu saja butuh pemasukan untuk menghidupi rakyatnya. Karena topik ini sangat sensitif tapi menarik untuk di bahas..
Dalam topik diatas juga tidak menyebutkan alasan mengapa demokrasi itu termasuk riba, bukankah Rosululloh S.A.W dulu juga menerapkan demokrasi??yaitu melalui musyawarah dengan para sahabat ketika mmbahas sesuatu hal..
Mungkin anda harus perjelas lagi maksud dan alasannya mengenai hal ini…
terimakasih…
Posted by De flower | September 9, 2008, 3:37 am@De Flower,
Kalo saya menangkap maksud penulis artikel. Sumbernya ideologi kita ini kapitalisme demokrasi dan riba hanya tool nya. Mengenai demokrasi jangan disamakan dengan musyawarah atau syuro dalam islam. Demokrasi yg ada saat ini lebih kepada ideologi. Di mana Kedaulatan di tangan rakyat/manusia adalah sesuatu hal yang aneh dan bathil.
Demikian
Posted by Setiadi | December 2, 2009, 7:40 am